Dalam pembuatan program atau software tak lepas dengan
istilah eror. Dan dari situlah bagaimna cara kita mengatasi permasalahan eror
itu. Maka dari itu akan saya bagikan beberapa trick bagaimnaa mengatasi dan
menghindari eror dalam pembuatan program.
1.
Kenali eror atau masalah pembuatan program
Masalah dalam pembuatan program sering kali
terjadi maka dari itu kita harus mengenali masalah yang timbul dalam pembuatan
program dan apa masalah itu?? Saya pernah jelaskan kesalahan dalam pembuatanprogram. Namun disni yang akan saya jelaskan adalah eror saat pengcodingan dan
saat compiler. Apak sajakaha masalah itu?
a.
Divided Zero
Divided zero adalah permasalahan yang muncul di karenakan pembagian
mencapai nilai 0 dan program akan terhenti.
b.
Infinite Looping
Permasalah ini muncul dikarenakan saat kita melakukan pengcodeaan dalam
perulangan(looping) nilai tak pernah berujung.maka perlu diperhatikan dalam
pendekalarsiian looping nilai min dan max nya.
c.
Aritchmatica Overlow atau Underlow
Arithmatica overlow adalah permasalah yang timbul karena hasil perhitungan terlalu besar dari media yang bisa
di tampung. Dan sebaliknya nya dengan aritmatica underlow. Dan untuk mengatasi
masalah ini ialah gunakan Variable yang tepat saat pengcodeean dalam
perhitungan.
d.
Exceeding Array bounds
Array adalah variable yang bernilai Indexs. Maka jika pendeklarasiian
atau saat memasukan nilai diluar indexs yang telah di tentukan
akanmengakibatkan error.
e.
Memory
Leak
Penggunaaan memory memory yang tak diinginkan dan program tidak
melapaskan memory yang telah ada. Seperti halnya saat kita lupa dalam
pengembaliaan nilai awal dalam proses looping sehinga nilai akan terus
meningakat.
f.
Stack Overlow atau Underlow
Stack merupakan struktur data dengan prinsip LIFO (Last In First Out),
pada program Anda dapat mengimplementasikan logika stack untuk suatu tujuan.
Tetapi jika stack melebihi atau dibawah nilai yang diijinkan oleh program, maka
akan timbul kesalahan Stack Overflow/Underflow.
g.
Acces Violiatiion
Hal yang terjadi saat sebuah proses mencoba melewati batas yang diijinkan
oleh sistem. Misalnya menulis sebuah nilai pada alamat memory, segmen, atau
media yang diproteksi.
h.
Bufffer Offerlow
Buffer merupakan tempat penyimpanan sementa array dalam teknik
pemrograman. Buffer Overflow terjadi jika Anda menyimpan terlalu banyak data
yang tidak dapat ditampung oleh buffer yang disediakan
i.
Deadlock
Permasalahan dikarenaan program saling menunggu antara satu proses dengan
proses yang lainnya namun tidak ada satupun proses yang terselesaikan.
j.
Off by one error
Permasalah ini sedikit berbeda dengan infinite looping . dimana
permaslahana ini muncul karena salah dalam penulisan code saat perulanagan
sehingga nilai yang akan di outputkan terlalu rendah atau terlalalu tinggi. Sebagai
contoh saat kita menginkan perulangan yang menghasilakan 7 output dan
kenyataannya yang dihasilkan tidak sesuai menjadi 6/8 output.
2.
Deklarasikan Variable
Maka dari itu perlu kita ketahui bagaimana
pendeklarasiian yang baik dan benar nanti akan saya lebih jelaskan dalam syarat
pendeklarsaian variable. dan saat beri salah satu contoh pendeklarasiian
variable seperti saat kita mengunakaan variable string maka pada variable itu
kita tambahkan huruf s contoh: sNama_mahasiswa sehingga kita dapat
megetahui bahwa nilai itu bervariable
string
3.
Gunakan Variable Local
Kebanyakan kesalahan para pemula programer
sering menggunakan variable global dalam pendeklarsaiaan code program. Disini akan
sering menimbulkan permasalahan dupplicated variable maka di sarankan dalam penulisan
program sebaiknya kita deklarasikan dalam variable local. Pada kasus ini
sebenarnya sudah di perbaiki oleh para developmnet compiler dengan adanya
sistem OOP sehingga penggunaan variable local akan sering digunakan daripada
variable global
4.
Berikan Komentar
Tak ada salah nya program kita terlalu banyak
dengan komentar. Sehingga memprmudah kita mengenali proses atau urutan program.
baiknya kita dapat mudah mengenali dimana letak permasalahan dalam program
kita, dan tak dipungkiri saat kita akan mengup program akan lebih mudah pula.
5.
Validasi
Tidak semua orang mematuhi aturan yang Anda
terapkan pada aplikasi, karena itu Anda harus melakukan validasi untuk data
yang dimasukkan oleh pengguna. Misalnya pada suatu form pendaftaran, Anda
sebaiknya melakukan validasi untuk input yang tidak boleh kosong
(mandatory/required fields), melakukan pembatasan karakter, dan validasi huruf/angka
yang diperlukan.
6.
Gunakan Log file
Penggunaan log file sangat berguna karena
kita dapat mengenali dimana letak permaslahan eror itu terjadi sebelum dan
sesudah program dijalankan pada catatan field atau table. Namun dalam peggunaan
log file maka akan timbul juga permalahan baru yaitu over memory. Untuk menghindari
masalah over memory ini kita perlukan pembersihan berkala pada log file dan
pisahkan log file kita pada komponen komponen utama di programyang kita buat.
7.
Mengikut langkah Pembuatan program
Perlu diperhatikan langkah-langkah dalam
pembuatan program sehingga kita dapat mengenali permasalah dalam pembuatan
program kita. Dan untuk langakah ini sudah saya jelaskan di bab LANGKAH-LANGKAHMEMBUAT PROGRAM.
Semoga bermanfaat ya sobat J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar