Sabtu, 15 November 2014

MENGATASI DAN MENGINDARI EROR DALAM MEMBUAT PROGRAM


Dalam pembuatan program atau software tak lepas dengan istilah eror. Dan dari situlah bagaimna cara kita mengatasi permasalahan eror itu. Maka dari itu akan saya bagikan beberapa trick bagaimnaa mengatasi dan menghindari eror dalam pembuatan program.

1.       Kenali eror atau masalah pembuatan program

Masalah dalam pembuatan program sering kali terjadi maka dari itu kita harus mengenali masalah yang timbul dalam pembuatan program dan apa masalah itu?? Saya pernah jelaskan kesalahan dalam pembuatanprogram. Namun disni yang akan saya jelaskan adalah eror saat pengcodingan dan saat compiler. Apak sajakaha masalah itu?

a.       Divided Zero

Divided zero adalah permasalahan yang muncul di karenakan pembagian mencapai nilai 0 dan program akan terhenti.

b.      Infinite Looping

Permasalah ini muncul dikarenakan saat kita melakukan pengcodeaan dalam perulangan(looping) nilai tak pernah berujung.maka perlu diperhatikan dalam pendekalarsiian looping nilai min dan max nya.

c.       Aritchmatica Overlow atau Underlow

Arithmatica overlow adalah permasalah yang timbul karena hasil  perhitungan terlalu besar dari media yang bisa di tampung. Dan sebaliknya nya dengan aritmatica underlow. Dan untuk mengatasi masalah ini ialah gunakan Variable yang tepat saat pengcodeean dalam perhitungan.

d.      Exceeding Array bounds

Array adalah variable yang bernilai Indexs. Maka jika pendeklarasiian atau saat memasukan nilai diluar indexs yang telah di tentukan akanmengakibatkan error.

e.       Memory Leak

Penggunaaan memory memory yang tak diinginkan dan program tidak melapaskan memory yang telah ada. Seperti halnya saat kita lupa dalam pengembaliaan nilai awal dalam proses looping sehinga nilai akan terus meningakat.

f.        Stack Overlow atau Underlow

Stack merupakan struktur data dengan prinsip LIFO (Last In First Out), pada program Anda dapat mengimplementasikan logika stack untuk suatu tujuan. Tetapi jika stack melebihi atau dibawah nilai yang diijinkan oleh program, maka akan timbul kesalahan Stack Overflow/Underflow.

g.       Acces Violiatiion

Hal yang terjadi saat sebuah proses mencoba melewati batas yang diijinkan oleh sistem. Misalnya menulis sebuah nilai pada alamat memory, segmen, atau media yang diproteksi.

h.      Bufffer Offerlow

Buffer merupakan tempat penyimpanan sementa array dalam teknik pemrograman. Buffer Overflow terjadi jika Anda menyimpan terlalu banyak data yang tidak dapat ditampung oleh buffer yang disediakan

i.         Deadlock

Permasalahan dikarenaan program saling menunggu antara satu proses dengan proses yang lainnya namun tidak ada satupun proses yang terselesaikan.

j.        Off by one error

Permasalah ini sedikit berbeda dengan infinite looping . dimana permaslahana ini muncul karena salah dalam penulisan code saat perulanagan sehingga nilai yang akan di outputkan terlalu rendah atau terlalalu tinggi. Sebagai contoh saat kita menginkan perulangan yang menghasilakan 7 output dan kenyataannya  yang dihasilkan  tidak sesuai menjadi  6/8 output.

2.       Deklarasikan Variable

Maka dari itu perlu kita ketahui bagaimana pendeklarasiian yang baik dan benar nanti akan saya lebih jelaskan dalam syarat pendeklarsaian variable. dan saat beri salah satu contoh pendeklarasiian variable seperti saat kita mengunakaan variable string maka pada variable itu kita tambahkan huruf s contoh: sNama_mahasiswa sehingga kita dapat megetahui  bahwa nilai itu bervariable string

3.       Gunakan Variable Local

Kebanyakan kesalahan para pemula programer sering menggunakan variable global dalam pendeklarsaiaan code program. Disini akan sering menimbulkan permasalahan dupplicated variable maka di sarankan dalam penulisan program sebaiknya kita deklarasikan dalam variable local. Pada kasus ini sebenarnya sudah di perbaiki oleh para developmnet compiler dengan adanya sistem OOP sehingga penggunaan variable local akan sering digunakan daripada variable global

4.       Berikan Komentar

Tak ada salah nya program kita terlalu banyak dengan komentar. Sehingga memprmudah kita mengenali proses atau urutan program. baiknya kita dapat mudah mengenali dimana letak permasalahan dalam program kita, dan tak dipungkiri saat kita akan mengup program akan lebih mudah pula.

5.       Validasi

Tidak semua orang mematuhi aturan yang Anda terapkan pada aplikasi, karena itu Anda harus melakukan validasi untuk data yang dimasukkan oleh pengguna. Misalnya pada suatu form pendaftaran, Anda sebaiknya melakukan validasi untuk input yang tidak boleh kosong (mandatory/required fields), melakukan pembatasan karakter, dan validasi huruf/angka yang diperlukan.

6.       Gunakan Log file

Penggunaan log file sangat berguna karena kita dapat mengenali dimana letak permaslahan eror itu terjadi sebelum dan sesudah program dijalankan pada catatan field atau table. Namun dalam peggunaan log file maka akan timbul juga permalahan baru yaitu over memory. Untuk menghindari masalah over memory ini kita perlukan pembersihan berkala pada log file dan pisahkan log file kita pada komponen komponen utama di programyang kita buat.

7.       Mengikut langkah Pembuatan program

Perlu diperhatikan langkah-langkah dalam pembuatan program sehingga kita dapat mengenali permasalah dalam pembuatan program kita. Dan untuk langakah ini sudah saya jelaskan di bab LANGKAH-LANGKAHMEMBUAT PROGRAM.


Semoga bermanfaat  ya sobat J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar